Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat Harap Rakyat Tak Terprovokasi Isu Penggulingan Pemerintah

Misbahol Munir , Jurnalis-Sabtu, 24 Maret 2012 |03:08 WIB
Demokrat Harap Rakyat Tak Terprovokasi Isu Penggulingan Pemerintah
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Inggrid Kansil menilai timbulnya berbagai reaksi berbagai kalangan didaerah terhadap kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), merupakan hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi.

Namun, kata dia, sebagai rakyat Indonesia harus berpacu pada data dan fakta yang terpampang dimata publik perihal pemicu kenaikan BBM. Jelas-jelas minyak dunia naik, akibat ketegangan politik antara Barat dan Timur yang berujung pada jatuhnya stok persedian minyak dunia diberapa negara terkait.

"Kita ketahui bersama semua negara di dunia mengalami imbas dari naiknya minyak dunia, jika kita membandingkan dengan Irak atau Venezuela yang sangat murah harga minyaknya itu jelas karena mereka memiliki sumber minyak yang melimpah dengan kondisi jumlah rakyat yang tidak sebanyak negara kita. Dimana Indonesia jumlah penduluk lebih dari 240 juta jiwa dengan sumber daya energi yang bervariatif," jelas Inggrid dalam rilis yang diterima okezone, Jumat (23/3/2012) malam.

Menurutnya, seharusnya dilakukan observasi, bahwa negara ini minyaknya paling murah nomor 7 di dunia. Bahkan, di area regional Asean adalah yang termurah. Hal ini menurut Inggrid sungguh ironis jika kebijakan menaikkan BBM itu kemudian diserang dan dibusukkan oleh opini yang dangkal dan tidak bertanggung jawab.

"Mereka menggulirkan opini untuk membusukan kebenaran dan mengarah sebagai komparador bangsa, bagaimana mungkin BBM tidak naik?. Bisa jadi dikemudian hari karena murahnya minyak kita, ini akan mjd bahan komoditas untuk diselundupkan diperdagangan minyak dunia, serta disisi laini kita terpukul oleh defisit negara yang membengkak diatas 3%," paparnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini menjelaskan, pemerintah tentu berkomitmen melindungi rakyat kecil, dengan membantu ekonomi mereka melalui BLT dan BLSM. Jika BBM tidak dinaikkan justru masyarakat yang berada di ekonomi menengah keatas yang akan diuntungkan dengan konsumsi BBM murah.

"Semoga kita rakyat Indonesia, tidak dibutakan oleh komprador yang mengaku berkebangsaan Indonesia yang sejatinya justru menginginkan bangsa kita bangkrut dan negara kita defisit, untuk meraup keuntungan bagi golongannya dalam sektor ekonomi juga politik," pungkasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement