JAKARTA - Indonesian Audit Watch (IAW) memprediksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan gagal dalam tiga hal. Salah satunya mempertahankan keberadaan Wakil Menteri (Wamen) yang diangkatnya.
Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) cenderung akan mengabulkan permohonan uji materi atas keberadaan Wamen tersebut. "Hal itu terbukti bahwa posisi Wamen sama sekali tidak dikenal di dalam UUD 1945," ujar Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/3/2012).
Selain itu lanjut Iskandar, keinginan SBY lainnya yang juga diprediksi akan gagal yakni untuk memenangkan perkara gugatan Sengketa Kewenangan Lembaga Negara (SKLN) terhadap DPR dan BPK dalam kaitan divestasi 7 persen saham Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang didaftarkannya di MK.
Dia menambahkan, jika berkaca dari seluruh kinerja pemerintahan SBY dalam kaitan penyerapan APBN sejak 2009, maka keinginannya untuk menaikkan harga BBM tahun 2012 juga diprediksi akan gagal.
"Walau menggunakan alasan bahwa APBN nantinya akan sangat terbebani. Sebab, dua hal itu yakni gagal menyerap dan alasan terbebani adalah dua hal yang sama negatifnya dari perspektif keuangan dan manfaat pengelolaan uang negara," jelasnya.
Menurut Iskandar, prediksi tersebut dikaji berdasar audit kinerja atas kualitas Lembaga Kepresidenan dan turunannya dalam kaitan sinergi terhadap Lembaga Tinggi Negara lainnya.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.