Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UN Dijaga TNI-Polri, Psikologis Siswa Terganggu

Catur Nugroho Saputra , Jurnalis-Selasa, 17 April 2012 |08:31 WIB
UN Dijaga TNI-Polri, Psikologis Siswa Terganggu
ilustrasi (dok:okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pelibatan TNI dan Polri untuk mengawasi Ujian Nasional (UN) membuat psikologis siswa terganggu. Pasalnya siswa merasa seperti masuk ke arena pertempuran.

Hal ini disampaikan Sekjen Ikatan Guru Indonesia (IGI) M. Ihsan, saat berbincang dengan Okezone, Senin (16/4/2012).

"Saat masuk ke ruang ujian siswa menganggap dirinya berada di arena medan pertempuran," kata Ihsan.

Ihsan menuturkan saat melaksanakan UN seorang siswa seharusnya dibuat merasa tenang dan nyaman bukan di buat ketakutan. "Kita harus jaga ketenangan siswa," imbuhnya.

Menurutnya penyebab pemerintah menerjunkan TNI dan Polri, karena UN tetap dijadikan penentu kelulusan. Padahal Mahkamah Agung (MA) sendiri telah melarang pemerintah melaksanakan UN.

Seharusnya pemerintah, lanjut Ihsan, melakukan program pemetaan kualitas pendidikan terhaadap siswa. Bukan memaksakan menjalankan UN.

"Dari pemetaan kualitas pendidikan nantinya terlihat kekurangan apa saja yang dimiliki seorang siswa," tegasnya.

Sebelumnya, anggota Komisi X DPR RI, M Nasrudin, mempersoalkan kehadiran aparat kepolisian dan TNI sejak proses pendistribusian hingga pengamanan jalannya ujian nasional (UN). Pasalnya, kehadiran aparat dinilai mengganggu psikologis siswa yang akan mengerjakan ujian.

(Amril Amarullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement