YOGYAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memandang bentrokan yang terjadi antara anggota Polri dan TNI merupakan penyakit lama yang belum sembuh.
Mahfud MD menyampaikan pernyataan itu menanggapi bentrokan antara anggota Kostrad dengan Brimob Polda Gorontalo pada Sabtu, 21 April malam dan Minggu dini hari kemarin.
“Polisi menyerang TNI, TNI menyerang polisi. Saya kira ini bagian dari efek keterlambatan negara menyelesaikan beban psikologi pascapemisahan TNI dan Polri,” jelas Mahfud MD di acara Milad ke-31 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Asri Medical Center, Jalan HOS Cokroaminoto, Yogyakarta, Senin (23/4/2012).
Penyerangan itu, lanjut Mahfud MD, selalu terjadi dan tidak terselesaikan dengan baik.
“Dulu di era Orde Baru, Polri itu kan anak bawang di bawah TNI. Yang paling senior Angkatan Darat, Angkatan Laut, kemudian Angkatan Udara, baru Polri. Semenjak reformasi dan ada pemisahan, ada kesetaraan antara TNI dan Polri,” ujarnya.
Sejak pemisahan itu, kata dia, sering rimbuk konflik. “Merasa yang lama lebih senior, atau yang baru sudah tidak ada senioritas lagi. Konflik TNI dan Polri itu penyakit lama yang enggak sembuh-sembuh,” pungkasnya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.