Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kredibilitas Kabinet SBY Dipertaruhkan di Proyek Hambalang

Susi Fatimah , Jurnalis-Minggu, 03 Juni 2012 |12:32 WIB
Kredibilitas Kabinet SBY Dipertaruhkan di Proyek Hambalang
Proyek Hambalang (Foto: Heru/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Komisi Hukum DPR, Bambang Soesatyo menilai proses penganggaran proyek sport centre Hambalang penuh dengan misteri. Hal itu terlihat dari pengakuan sejumlah anggota Komisi X DPR yang tidak tahu menahu proses perencanaan, penganggaran, dan penetapan proyek.
 
"Penganggaran proyek ini berbau kejahatan kerah putih karena terungkap bahwa tidak semua anggota Komisi X DPR ikut membahas anggaran proyek. Hanya sebagian anggota Komisi X DPR yang mendapat rincian data anggaran proyek Hambalang," ujar Bambang dalam pesan singkat yang diterima Okezone, Minggu (3/6/2012).
 
Bambang menyimpulkan, hal ini berarti mekanisme penganggaran proyek Hambalang tidak transparan. "Maka, pertanyaannya adalah apa yang harus ditutup-tutupi oleh pemerintah khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga RI saat membahas anggaran proyek Hambalang?," katanya.
 
Menurutnya, Presiden seharusnya merasa dipermalukan oleh skandal ini. Hal itu karena ada kementerian yang berani merealisasikan proyek tanpa mengikuti mekanisme penganggaran yang benar- sebagaimana diatur oleh undang-undang (UU).
 
"Berarti menteri bersangkutan terang-terangan melanggar undang-undang Apa motif si menteri?," tanya Bambang.
 
Idealnya, sambung Bambang, Presiden memerintahkan penegak hukum untuk menyelidiki skandal ini. "Ini persoalan serius karena menyangkut kredibilitas kabinet dan pertanggungjawaban atas penggunaan keuangan negara," tutupnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement