Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ruhut: Anas Tak Tau Malu

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Kamis, 21 Juni 2012 |07:43 WIB
Ruhut: Anas Tak Tau Malu
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Komunikasi dan Informasi, Ruhut Sitompul berharap agar Anas Urbaningrum mendengarkan sarannya untuk mundur sementara dari jabatannya sebagai Ketua Umum. Menurut Ruhut, Anas seharusnya malu sebab dirinya telah disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi.
 
"Aku tetap, Anas lengser dengan legowo. Karena nggak mungkin KLB (Kongres Luar Biasa). Mbok tahu diri, tahu diri itu penting. Harus ada budaya malu," kata Ruhut saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (20/06/2012).
 
Meskipun secara hukum Anas belum ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun menurut Ruhut permasalahan ini telah masuk ke dalam ranah politik. Terlebih beberapa waktu lalu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyarankan agar kader yang terlibat korupsi untuk segera mundur dari partai.
 
Dengan gencarnya pemberitaan mengenai pidato SBY dan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Anas, sambung Ruhut, sanksi sosial terhadap Anas akan semakin besar.
 
"Kalau posisi Anas, kalau salah ada hukum yang mengatur. Tapi ini politik. Politik itu identik dengan sanksi sosial kalau kita salah. Kelemahan kami satu, pidato Pak SBY kemarin, dan kita tidak punya media. Itu kekalahan kita. Media kan sering menyinggung ini," jelas Ruhut.
 
Lebih lanjut Ruhut berharap agar Anas kali ini bersedia untuk mendengarkan apa yang telah dia sarankan, mengingat Ruhut merupakan garda terdepan dalam pemenangan Anas saat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum dalam Kongres Partai Demokrat.
 
"Apa Anas lupa sama jasa saya. Ujung tombaknya Anas waktu jadi ketum ini kan si Poltak. Jadi aku yang mengangkat dia. Kan tahu lah, posisi Anas pada waktu itu melawan Andi Malarangeng dan Marzuki Ali. Lha di tengah perjalanan ada suara Nazarudin itu," ungkapnya.

(K. Yudha Wirakusuma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement