Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Marzuki: Kader Baru Jangan Sok Pahlawan

Tri Kurniawan , Jurnalis-Kamis, 21 Juni 2012 |13:02 WIB
Marzuki: Kader Baru Jangan Sok Pahlawan
Marzuki Alie (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Marzuki Alie mengaku prihatin dengan perang dingin antarkader di dalam partainya. Terlebih, hal itu dilakukan oleh kader baru yang muncul dan beraksi seolah-olah bagai pahlawan.

Menurutnya, kader Partai Demokrat saat ini sangat solid. Namun dengan adanya saling sahut antarkader memperlihatkan seakan-akan ada polemik di partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

"Tidak ada (perpecahan), saya katakan. Apalagi kader-kader yang masih baru, masuk sok pahlawan. Saya merasa prihatin karena saya termasuk orang yang membesarkan Demokrat sejak awal," kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (21/6/2012).

Dia meminta kepada semua koleganya di partai untuk tidak membuat pernyataan yang justru memperkeruh keadaan. "Saya ingatkan semua kader jangan buat pernyataan di media yang justru memprovokasi siapa pun juga, itu justru memperbesar seolah-olah ada polemik di Partai Demokrat," terangnya.

Untuk urusan internal partai, menurutnya, alangkah baik jika kader lebih memilih tidak berkomentar. Itu juga cara yang diambil pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR ini dalam menyikapi apa yang terjadi di tubuh Partai Demokrat. "Itu urusan internal, tidak perlu bicara di media," jelasnya.

Kata dia, tindakan bagi kader yang banyak mengumbar masalah internal partai ke media tentu menjadi urusan komisi pengawas yang menilai. Namun, jika melanggar aturan, menurutnya, tentu akan ditindak.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement