Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kenapa Popularitas Megawati Paling Tinggi?

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Minggu, 08 Juli 2012 |14:16 WIB
Kenapa Popularitas Megawati Paling Tinggi?
Megawati (Foto: daylife)
A
A
A

JAKARTA - Hasil survei yang dilakukan oleh Syaiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengenai Tantangan Calon Presiden Popular dua tahun menjelang Pemilihan Presiden 2014 mendatang, menunjukkan Megawati Soekarnoputri adalah calon dengan tingkat popularitas yang paling tinggi.

Survei tersebut mengambil sampel sebanyak 1.219 responden dengan menggunakan metode wawancara lapangan sejak tanggal 20-30 Juni 2012.

"Ada delapan nama tokoh nasional yang dikenal cukup luas, dari delapan nama itu yang paling populer adalah Megawati dengan tingkat popularitasnya mencapai 93,7 persen. Kedua adalah Jusuf Kalla sebesar 88,9 persen dilanjutkan Prabowo sebesar 78,8 persen," ujar CEO SMRC Grace Natalie di Hotel Four Seasons, Jakarta, Minggu (8/7/2012).

Selanjutnya disusul Wiranto sebesar 72,8 persen, Aburizal Bakrie 70,1 dan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebanyak 58,3 persen. Grace menambahkan, alasan ketiganya menempati popularitas yang cukup tinggi dikarenakan ketiganya telah menjadi kontestan pilpers sebelumnya.

"Megawati dan JK sudah dua kali menjadi capres, ini yang membuat tingkat pengenalan masyarakat begitu tinggi," terang Grace.

Dari ketiga nama yang baru saja disebutkan, lanjut Grace, empat nama yang tidak pernah bersaing dalam pemilihan presiden dan sudah dikenal luas dengan tingkat popularitas di atas 50 persen ada nama Aburizal Bakrie, Sri Sultan, Anas Urbaningrum dan Hatta Rajasa.

"Dari nama- nama itu, yang sudah menunjukkan keseriusan untuk maju adalah Aburizal, Prabowo dan Hatta Rajasa," jelasnya.

Sementara itu dari nama-nama Populer tersebut, juga muncul beberapa nama baru dalam bursa pencalonan presiden, diantaranya adalah Ani Yudhoyono, Pramono Edhie, Dahlan Iskan, dan Mahfud MD yang tingkat popularitasnya masih di bawah 50 persen.

"Ini logis karena mereka tidak pernah bersaing dalam pilpres, dan tidak melakukan sosialisasi sebagai calon presiden atau hanya menjadi pembicaraan dikalangan terbatas," simpulnya.

SMRC juga melakukan survei terkait dengan kriteria kualitas personal pertama yang harus dimiliki seorang presiden. Dalam survei tersebut sebanyak 64,3 persen responden menginginkan sosok seorang presiden yang bisa dipercaya. "14, 9 persen menginginkan sosok yang tegas dan kemudian perhatian dan pintar," tutupnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement