PANGKALPINANG – Aparat TNI AL Bangka Belitung (Babel) menangkap sebanyak 24 imigran gelap asal Afganistan dan Pakistan. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda.
Sebanyak 12 imigran ditangkap di pos Pangkalbalam halaman parkiran Bandara Depati Amir saat menuju Jakarta. Sedangkan 12 orang lainnya diamankan oleh anggota TNI AL di pos Muntok, Kabupaten Bangka Barat di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian.
Mereka ditangkap lantaran tidak memiliki dokumen. Petugas kemudian berkoordinasi dengan kantor imigrasi kelas II A Pangkalpinang untuk ditindaklanjuti. Kepala Seksi Penindakan Imigrasi Pangkalpinang, Filianto Akbar menyebutkan, 10 hari sebelum penangkapan, para imigran ini sudah berada di Malaysia.
Namun, oleh pemerintah Malaysia para imigran ini diusir dengan menggunakan kapal menuju Indonesia. Tujuan mereka mencari suaka politik di kantor perwakilan PBB yang ada di Jakarta agar mereka bisa didata sebagai pengungsi karena negara asal mereka sedang dalam keadaan konflik.
Setelah diakui sebagai pengungsi, mereka berharap bisa berkedudukan di negara seperti Australia, New Zealand atau bahkan di Papua Nugini.
Komandan Pos AL Pangkalbalam, Letda Yulianto mengatakan, pengamanan kedua belas orang di Bandara Depati Amir setelah berkoordinasi dengan pihak pos AL Muntok yang menginformasikan bahwa imigran gelap tersebut akan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Depati Amir.
Mendapat informasi tersebut, akhirnya jajaran pos TNI AL Pangkalbalam langsung melakukan pencegatan sebelum masuk ke bandara dan mengamankan sebanyak 12 orang imigran.
Untuk penanganannya pihak imigrasi Pangkalpinang akan berkoordinasi dengan international organization migration sebuah organisasi internasional yang menangani masalah imigran gelap. Sementara ini 24 imigran gelap ini akan diamankan di rumah inap imigrasi yang ada di Kampung Dul sebelum dibawa ke rumah detensi imigrasi di wilayah Sumatera seperti yang ada di Batam, Tanjung Pinang atau di Medan.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.