MoU KPK-TNI Momentum Comeback-nya Kekuasaan Militer

Sabtu, 15 September 2012 01:02 wib | Tegar Arief Fadly - Okezone

Ilustrasi (Foto: dok Okezone) Ilustrasi (Foto: dok Okezone) JAKARTA - Ketua Komisi Hukum DPR I Gede Pasek Suadika menilai, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan TNI merupakan kemunduran dari cita-cita reformasi. Sebab menurutnya, tidak sepatutnya militer terlibat langsung dalam penegakan hukum sipil.
 
Hal ini terkait dengan keputusan KPK menggunakan fasilitas rutan milik Mabes TNI yang akan digunakan sebagai tempat penahanan para koruptor. Keputusan ini diambil oleh KPK lantaran rutan KPK sudah tidak mampu menampung koruptor.
 
"Selamat datang rezim militer dalam penegakan hukum sipil. Langkah mundur semangat reformasi yang mengutamakan supremasi sipil. Uniknya lagi dimotori oleh tokoh-tokoh reformis aktivis LSM yang sekarang menjadi petinggi KPK," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/09/2012).
 
"Kami sangat menyesalkan orang sipil ditangani militer, meskipun pintu masuknya dari urusan titipan tahanan. Tidak dikenal di KUHAP dan UU lainnya militer ngurusi tahapan hukum acara pidana sipil," sambungnya.
 
Menurut Pasek, keputusan untuk menandatangani MoU tersebut menunjukan lemahnya pimpinan KPK dalam melakukan upaya penguatan institusi hukum di Indonesia.
 
"Kalau mau buat terobosan, sekalian saja disidangkan di Peradilan Militer semua terdakwa koruptor. Prinsip pemerintahan sipil, supremasi sipil telah dikaburkan maknanya hanya untuk petualangan para petinggi KPK. Ini sekaligus bukti kegagalan KPK memperkuat institusi hukum," jelasnya.
 
Lebih lanjut politisi Partai Demokrat ini khawatir jika nantinya hal ini akan berujung pada upaya dari pihak aparat militer untuk kembali terlibat langsung ke dalam persoalan masyarakat sipil.
 
"Anehnya kok mau-maunya Panglima TNI ngurusi tahanan sipil. Jangan-jangan ini bagian dari skenario besar come back-nya TNI dalam kekuasaan sipil. Ini sangat memalukan," pungkasnya.
(put)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »