Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Susaningtyas: Lobi RUU Kamnas Hendaknya Tak Transaksional

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Rabu, 17 Oktober 2012 |12:26 WIB
Susaningtyas: Lobi RUU Kamnas Hendaknya Tak Transaksional
Foto: (dok okezone)
A
A
A

JAKARTA - Untuk menggolkan RUU Keamnan Nasional (Kamnas), tersiar kabar bahwa Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Sjafrie Syamsoeddin, gencar melakukan lobi dengan fraksi-fraksi yang ada di DPR. Dari beberapa fraksi yang ada, praktis hanya PDIP, Hanura, dan Gerindra yang tidak dikunjungi oleh Wamenhan.
 
Anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas Kertopati, mengatakan, walaupun fraksinya tidak dilobi oleh Wamenhan, namun hal itu tidak jadi masalah. Pasalnya, tidak ada peraturan yang melarang siapa saja untuk mendatangi fraksi-fraksi yang ada di DPR.
 
"Namanya juga usaha apa saja akan dilakukan. Memang tidak ada aturan di DPR bahwa tidak bisa datang ke fraksi-fraksi," kata Susaningtyas, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2012).
 
Namun, Susaningtyas mengingatkan, bahwa hendaknya kedatangan Wamenhan ke sejumlah fraksi bertujuan hanya untuk menjalin komunikasi saja. Bukan bertujuan untuk melakukan transaksional demi merealisasikan RUU Kamnas.
 
"Dalam hal ini kedatangan bukan berati transaksional mudah-mudahan tidak kalau hanya pergaulan politik biasa," tuturnya.
 
Lebih lanjut, Susaningtyas mengakui, jika dalam draf RUU Kamnas ada beberapa poin yang multitafsir.
 
"Masih banyak multitafsir, redaksional multitafsir, pasal 16, 17 dan 64 2 itu multitafsir seperti mengedepankan hal-hal berbau pelanggaran HAM secara redaksional dan substansi harus diperbaiki," ungkapnya.

(Catur Nugroho Saputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement