Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ignatius Akui Telefon Kepala BPN Atas Perintah Anas

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Selasa, 23 Oktober 2012 |14:03 WIB
Ignatius Akui Telefon Kepala BPN Atas Perintah Anas
A
A
A

JAKARTA- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ignatius Mulyono memang mengaku menghubungi Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyo Winoto untuk mengurus surat sertifikat tanah bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Tapi, Ignatius mengaku, hal itu bukan sebuah pelanggaran atau penyimpangan terkait pengurusan sertifikat tanah Hambalang. "Dari mana kita melanggar jika ditelefon dari Sestama BPN (Managam Manurung) untuk mengambil surat itu. Satu bulan Kemudian saya ditelfon Sestama untuk mengambil sertifikat," ungkap Ignatius kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Selasa (23/10/2012).

Namun, Ignastius mengaku belum pernah dipanggil oleh tim auditor BPK terkait pemeriksaan penyimpangan kasus Hambalang. "BPK tidak pernah (dipanggil)," singkatnya.

Anggota Komisi II DPR RI ini, mengklaim dirinya tidak terkait dengan kasus korupsi Hambalang yang kini terjadi dan sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi. "Apa hubungannya dengan saya, kan permasalahannya diawali saya diminta tolong untuk menelpon Ketua BPN oleh Ketum (PD) Anas dan Nazar kemudian saya tanya apakah sertifikatnya jadi apa belum. Terus dia jawab Itu masih dalam proses," simpulnya.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) per tanggal 1 Oktober 2012 yang diterima Okezone terungkap,  bahwa perintah Sestama BPN Managam Manurung menyerahkan SK Hak Pakai bagi Kemenpora atas tanah seluas 312.448 M2 kepada Ignasius Mulyono tanpa disertai surat kuasa dari Kemenpora selaku pemohon.

Hal ini melanggar prosedur yang diatur dalam Keputusan BPN No 1 Tahun 2005 yang telah diperbarui dengan Peraturan Kepala BPN No 1 Tahun 2010 yang menyatakan bahwa SK tersebut hanya dapat diserahkan kepada institusi pemohon atau kuasa yang ditunjuknya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement