Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemenag Didemo Ratusan Mahasiswa

Kemenag Didemo Ratusan Mahasiswa
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ratusan Mahasiswa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Anti Suap (GEMPAS) melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Dalam aksinya, GEMPAS meminta kepada Menteri Agama RI agar menindak tegas oknum pejabat atas dugaan kongkalikong suap, kolusi dan nepotisme dalam Proyek Pengadaan Buku-buku pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat  Madrasah Aliyah (MA) di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) tahun anggaran perubahan (APBN-P 2012).

"Adanya perilaku korupsi yang diduga dilakukan oleh oknum Pejabat Direktorat di Ditjen Pendis dengan salah seorang pengusaha terbitan buku bacaan, maka diyakini negara mengalami kerugian puluhan miliar rupiah," ujar Koordinator Aksi GEMPAS, Muhammad Zein, saat orasi didepan ratusan mahasiswa, di Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Selain itu, GEMPAS pun meminta Menteri Agama Suryadharma Ali agar mengusut adanya dugaan KKN dalam proyek pengadaan buku di Dirjen perndis kemenag yang melibatkan beberapa oknum pejabat di Kemenag dan beberapa patner yang menerima tender pengadaan buku.

"Kami juga meminta agar Menag menyelidiki Ada beberapa nama perusahaan yang disinyalir terlibat, bila ditemukan bukti telah memenangkan proyek pengadaan agar dimasukkan dalam daftar black list," ujar Zein.

GEMPAS juga meminta kepada Menteri Agama RI agar mengawasi secara ketat proses penentuan perusahaan yang diputuskan melakukan pekerjaan Proyek Pengadaan Buku-buku pelajaran dan bacaan agama Islam untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) tahun anggaran perubahan (APBN-P 2012).

(K. Yudha Wirakusuma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement