Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gelar Pahlawan Nasional Harus Jadi Pengobat Luka

Tri Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 07 November 2012 |07:33 WIB
Gelar Pahlawan Nasional Harus Jadi Pengobat Luka
A
A
A

JAKARTA - Presdien SBY akhirnya bersedia memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden dan Wakil Presiden, soekarno dan Hatta. Gelar ini diharapkan mampu menjadi pengobat luka lama yang ada dibenak penerus Soekarno dan Hatta.

"Berangsur harus selesai, kalau kita dendam-dendaman terus kapan mau selesai. Sepanjang kita merdeka itu kan dendam terus yang terjadi kan," kata Sejarawan, Anhar Gonggong kepada Okezone, Selasa (6/11/2012).

Anhar mengatakan, pemberian gelar pahlawan nasional kepada soekarno dan Hatta sepantasnya sudah diberikan sejak dulu. Namun, semua terhalang lantaran kepentingan politik.

"Sejak dari dulu sudah saatnya kok. Hanya persoalan politik Orde Baru saja yang berbeda. Itu satu hal yang wajar," cetusnya.

Dia mencontohkan, dulu Orde Baru mau "membunuh" nama Soekarno. Presiden Soeharto pun baru memberikan gelar Bapak Proklamator pada 1986. "Tapi untuk memberikan pahlawan nasional kan tidak. Baru sekarang, itu pun setelah diributkan," ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat sadar jika keduanya memang pantas menerima gelar pahlawan nasional. Pemerintah hanya melegalisasi kehendak masyarakat.

"Artinya ini suatu pertanda bahwa proses itu terjadi. Dengan memberikan kepada Soekarno gelar pahlawan nasional, dendam itu dalam proses menghilang," pungkasnya.

Presiden secara resmi akan memberikan gelar pahlawan nasional bagi Soekarno dan Hatta pagi ini sekira pukul 11.00 WIB. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto mengatakan, dalam kesempatan tersebut Presiden juga akan memberikan alasan pemberian gelar itu.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement