JAKARTA - Anggota Komisi Yudisial, Taufiqurrohman Syahuri, mengatakan, era reformasi belum mampu menyumbang perbaikan dari segi moral para hakim di Indonesia. Dia mengatakan, independensi hakim tidak lebih baik dibanding sebelum reformasi bergulir.
"Setelah reformasi, kehakiman menjadi satu atap. Tapi yang independen lembaganya, sedangkan hakim belum kuat," kata Taufiqurrohman saat menghadiri siaran di Sindoradio, MNC Tower, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2012).
Taufiq mengatakan, mafia peradilan memang bercokol di lingkungan para hakim. Mafia itu, bisa terdiri dari anggota panitera, pejabat, hingga hakim sendiri. "Semua bersifat struktural," terangnya.
Bahkan, karena lingkungan yang bobrok, para hakim yang baru menjabat justru banyak dilecehkan oleh para pendahulu mereka.
"Sama koleganya dianggap sok malaikat, sok suci. Bahkan di-training senior," ungkap Taufiq.
(K. Yudha Wirakusuma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.