Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Guyonan Jusuf Kalla Soal KAHMI

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Selasa, 05 Februari 2013 |23:32 WIB
Ini Guyonan Jusuf Kalla Soal KAHMI
Jusuf Kalla (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA -  Ketua Majelis Etik Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan, telah terjadi kesalahpahaman soal tren partai Islam yang dianggap mengecil saat ini.

"Salah kalau pengamat itu mengatakan partai Islam mengecil. Semau partai sekarang sudah sangat Islami, semua partai juga sudah sangat nasional," ungkap JK dalam acara pelantikan Majelis Nasional KAHMI di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (5/2/2013) malam.

Mantan Ketua Umum Golkar ini menganggap, partai Islam dan partai nasionalis tidak memiliki banyak perbedaan.

"Apa bedanya misalkan kalau Partai Golkar itu dipimpin saya dan Akbar Tandjung, apa bedanya dengan PPP. Kalau Partai Demokrat Ketua Umumnya Anas, apa bedanya dengan PAN?" canda JK disambut tawa hadirin.

Perlu diketahui, beberapa hasil survei memperlihatkan popularitas dan elektabilitas partai politik berhaluan Islam terus turun. Survei teranyar dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah partai berasas Islam yang mendapat suara terbanyak bila pemilu digelar hari ini dengan perolehan 5,6 persen.

Kemudian Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapatkan 4,1 persen. Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang kini dikaitkan dengan dugaan suap impor daging sapi saat survei hanya mendapatkan dukungan 2,7 persen untuk PKS.

Sementara itu, Partai Amanat Nasional (PAN), juga tak mendapatkan dukungan yakni hanya 1,5 persen dari 1.220 responden.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement