JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus melebarkan sayap konstituennya di negeri jiran, Malaysia. Isu-isu ketenagakerjaan menjadi konsentrasi utama. Bahkan secara khusus Sekjen DPP PKB, Imam Nahrawi beserta rombongan terbang ke Kuala Lumpur untuk melantik pengurus DPC PKB Perwakilan Malaysia sekaligus meresmikan kantor PKB di sana.
Acara pelantikan juga dihadiri oleh KBRI di Malaysia, atase tenaga kerja RI, Ketua PCNU Istimewa Malaysia KH Ahmad Mu'idi Rofii, Wasekjen DPP PKB Zainul Munasichin, Wasekjen DPP PKB M Hasanuddin, Sekretaris DKW Garda Bangsa Jatim Ka'bil Mubarak, Ketua DKN Garda Bangsa Wahyu Andre, ketua-ketua partai politik, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam suasana yang meriah namun penuh khidmat, Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi menyatakan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya karena di tengah kesibukan di negeri jiran, banyak sekali kader-kader PKB yang antusias memperjuangkan keutuhan NKRI.
“Serta memperjuangkan kesejahteraan melalui PKB dengan modal keikhlasan dan keyakinan bahwa PKB adalah satu-satunya partai yang didirikan kiai dan NU,” ujarnya di Hotel Adamson Kuala Lumpur.
Sementara itu, Ketua PKB Malaysia H Ridwan Hambali menyatakan bahwa dari 900 ribuan WNI yang ada di Malaysia, 80 persen di antaranya adalah warga NU.
“Karena itu tidak ada alasan lain bagi nahdliyin, kecuali kita ajak ramai-ramai mereka semuanya kembali ke rumah politik para kiai, kembali membesarkan satu-satunya jalan politik NU, yang bernama PKB,” tegasnya.
Kendati baru dilantik, namun optimisme pengurus DPC PKB perwakilan Malaysia sudah membuncah. Pada Pemilu 2014 mendatang mereka siap menyumbangkan satu kursi DPR RI.
“Kami akan bekerja keras masuk ke kantong-kantong massa diberbagai penjuru Malaysia, mengkonsolidasikan mereka, menemani mereka untuk bersama-sama membesarkan PKB dan menghidupkan NU di Malaysia. Kami yakin dengan modal itu, maka 2014 nanti ada 1 kursi DPR RI yang disumbangkan PKB Malaysia,” ujar H Ridwan Hambali.
Optimisme Ridwan di atas sangat mendasar lantaran dari 900 ribuan WNI yang ada di Malaysia, 80 persen di antaranya adalah warga NU. “Karena itu tidak ada alasan lain bagi nahdliyin, kecuali kita ajak ramai-ramai mereka semuanya kembali ke rumah politik para kiai, kembali membesarkan satu-satunya jalan politik NU, yang bernama PKB,” tegasnya
Potensi yang besar dari PKB Malaysia ini, kata dia, dengan pengelolaan manajemen partai yang modern diyakini akan berbuah manis pada Pemilu 2014 mendatang.
Dalam kesempatan ini Sekjen DPP PKB H Imam Nahrawi berpesan kepada DPC perwakilan PKB Malaysia untuk ikut aktif dan hadir di tengah-tengah WNI yang tinggal dan mencari nafkah di Malaysia untuk memberikan perlindungan dan pembelaan kepada semua WNI yang bekerja mencari nafkah di Malaysia.
“Seluruh pengurus dan kader juga harus menjadi teladan bagi citra bahwa WNI di Malaysia adalah patuh pada peraturan, bisa hidup dengan baik berdampingan di negeri orang,” pesannya.
Usai melantik DPC PKB Malaysia, rombongan DPP PKB juga bersilaturrahim ke kediaman ketua PCNU Malaysia kemudian mengunjungi rumah kongsi (penampungan) para TKI di Selangor. Di sana, rombongan berbincang dengan para TKI dan mendengarkan keluh kesah para pahlawan devisa.
(Misbahol Munir)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.