Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat Keukeuh SBY Tak Langgar Kode Etik

Misbahol Munir , Jurnalis-Jum'at, 19 April 2013 |06:12 WIB
Demokrat <i>Keukeuh</i> SBY Tak Langgar Kode Etik
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Klarifikasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai bergabungnya Zannubah Ariffah Chofsah Rahman Wahid (Yenny Wahid) ke Partai Demokrat di Istana Negara, Rabu 17 April kemarin terus menuai kritik. SBY pun dinilai telah menyalahgunakan fasilitas negara untuk kepentingan partai.

Namun, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok membantah bila SBY tidak profesional dan mencapurbaurkan urusan pemerintahan dan partai. Menurut Mubarok, klarifikasi SBY di Istana Negara sengaja dilakukan karena kasihan terhadap Yenny Wahid yang dinilai meminta-minta jabatan di Partai Demokrat.

"Itu kasihan kpada Yenny Wahid karena dibilang minta-minta jabatan," kata Mubarok saat berbincang dengan Okezone, Jumat (19/4/2013).

Lanjut dia, pernyataan SBY di Istana Negara tersebut tidaklah berkaitan dengan urusan partai. "Ini soal Yenny, ini masalah Yenny, karena dibilang minta-minta jabatan, dan ini bukan soal partai," jelas dia.

Dia tak mempersoalkan mengenai kritikan publik terhadap SBY yang dinilai telah mencampurbaurkan urusan partia dan pemerintahan. "Itu kan persepsi pengamat saja. Kan wajar kalau pengamat mengait-ngaitkan," pungkasnya.

Sebelumnya, SBY menggelar jumpa pers di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, semalam. Di kantor milik pemerintah itu, SBY bicara soal simpang siur bergabungnya Yenny Wahid ke Partai Demokrat.

Jika bicara soal partai, SBY tentu bertindak selaku ketua umum Partai Demokrat, bukan sebagai seorang presiden. Saat memberikan keterangan, SBY tampil santai dengan kemeja lengan pendek didominasi warna biru.

Bagi SBY, mungkin penjelasan mengenai duduk perkara pembatalan bergabungnya putri mantan Presiden Gus Dur itu ke partai binaannya itu sangat penting. Karena dia memberikan keterangan kepada pers secara mendadak.

"Selamat malam para wartawan. Malam ini ada satu hal yang ingin saya sampaikan, dan menurut saya, saya harus menyampaikan penjelasan, karena beritanya agak simpang siur," kata SBY membuka jumpa persnya, Rabu (17/4/2013).

Selanjutnya, SBY bercerita dari mulai awal pertemuannya dengan Yenny Wahid, pembicaraan soal kemungkinan Yenny bergabung dengan Demokrat hingga membantah rumor ada tawaran posisi wakil ketua umum jika Yenny bergabung ke partai berlambang bintang Mercy itu.

"Itulah yang ingin saya sampaikan. Saya doakan Yenny memiliki karier politik yang baik kedepan. Terima kasih atas perhatiannya," tutup SBY.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement