Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Massa Buruh Terlibat Perselisihan di DPR

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Rabu, 01 Mei 2013 |12:49 WIB
Massa Buruh Terlibat Perselisihan di DPR
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Perselisihan sempat mewarnai aksi ribuan buruh di depan pintu utama komplek DPR RI. Perselisihan itu diawali saat buruh yang tergabung dalam SPN (Serikat Pekerja Nasional) dan Gasperindo (Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia) Jawa Tengah, menginstruksikan kepada seluruh masa aksi untuk bergeser ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Yuk copot spanduk, kita gerak ke MK, membentangkan spanduk dan aksi disana," kata salah satu koordinator lapangan dari SPN Jawa Tengah, di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2013).

Instruksi tersebut mendapat penolakan dari para buruh SPN yang berasal dari Jawa Barat. Mereka menolak jika masa akan dikerahkan ke Kantor MK. Pasalnya, ratusan masa dari Jawa Barat tersebut baru saja tiba di Gedung DPR.

"Jangan sekali-sekali terprovokasi meninggalkan tempat ini, saya ingatkan sekali lagi, kita berupaya sampai sini berjuang. Baru kita sampai sini, belum istirahat sudah disuruh geser ke MK," kata salah satu koordinator aksi SPN Jawa Barat, Iwan.

Penolakan itu pun kembali ditimpal dengan pernyataan dari koordinator SPN Jawa Tengah, dan mengingatkan bahwa pada saat melakukan hendaknya tetap satu komando. "Jangan seperti itu, satu komando ya satu komando, tapi jangan satu gerak satu tinggal," kata dia.

Meskipun demikian, sejumlah masa tersebut tetap berangkat ke Gedung MK untuk melanjutkan aksinya, dan bergabung dengan para demonstran yang sudah berkumpul di sekitar MK sejak pagi.

Sementara itu, sebagian masa yang kebanyakan berasal dari Jawa Barat tetap melakukan orasi di depan gerbang utama komplek DPR RI.

(K. Yudha Wirakusuma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement