Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Hari Pahlawan

Kader PDI Perjuangan Ziarah ke Makam Bung Karno & Gus Dur

Misbahol Munir , Jurnalis-Sabtu, 09 November 2013 |20:31 WIB
Kader PDI Perjuangan Ziarah ke Makam Bung Karno & Gus Dur
A
A
A

JAKARTA- Sebanyak 150 lebih kader PDI Perjuangan yang berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan melakukan ziarah dalam rangka peringatan hari Pahlawan 10 November, Sabtu (9/11/2013).

Mereka menghabiskan waktu empat hari perjalanan darat untuk menziarahi makam Proklamtor RI, Soekarno (Bung Karno), Presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan eks Ketua MPR sekaligus politisi senior PDI Perjuangan, Taufik Kiemas. Terakhir mereka singgah di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut sangat diapresiasi Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait. Kata Maruarar, ziarah ke makam-makam pahlawan selain mengenang jasa-jasanya, dapat pula menguatkan ideologi.

"Perjalanan kegiatan ini bisa menguatkan ideologi pancasila dan dalam rangka hari pahlawan menghormati serta meyakini bahwa Indonesia merdeka bukan dari pemberian negara lain atau penjajah. Tetapi direbut dengan perjuangan, tetesan darah dan air mata," kata  Maruarar di Kantor PDI Perjuangan,  Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Ketua Taruna Merah Putih (TMP) itu menilai ziarah ke makam pahlawan merupakan pemikiran cerdas. "Menurut kami pemikiran yang sangat jarang di zaman yang serba pragmatis, instan seperti sekarang," jelas Anggota Komisi XI DPR itu.

Dia menjelaskan, jasa-jasa pahlawan terhadap bangsa tak ternilai harganya. Sebagai pemuda dan kader wajib memiliki peran aktif di dalam pembangunan bangsa.

"Ziarah ke makam Bung Karno,  Gus Dur yang juga mewarnai kader-kader di Tanah Bumbu, Pak Taufik juga memperjuangkan empat pilar. Bung Karno dengan jas merah, jangan lupakan sejarah," kata Maruarar yang akrab disapa Ara itu.

(Stefanus Yugo Hindarto)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement