TANGERANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengunjungi lembaga pemasyarakatan (lapas) anak pria di Tangerang dalam rangka inspeksi mendadak (sidak) Ujian Nasional (UN).
Nuh mengatakan, ketika melakukan sidak di lapas, dirinya mengimbau kepada seluruh yang ada di sana untuk tidak mendiskriminasikan mereka.
"Jangan menatap dengan mata biasa, tapi kita semua harus melihat dari mata hati. Mereka masih muda-muda dan mereka saudara-saudara kita sendiri, bahkan keluarga besar. Walaupun mereka ada di lapas, kita harus terus memberikan pendidikan," ujarnya di Lapas Anak Pria, Tangerang, Senin (14/4/2014).
Dia melanjutkan, lapas ini bukan akhir dari sebuah kehidupan, tapi ini awal dari kehidupan. "Kita kelompokkan Paket C, di mana pun dilaksanakan setelah usai reguler pagi hari," ucapnya.
Tahun lalu, pemerintah juga memberikan paket C yang diberi terpisah namun waktu pelaksanaannya disamakan pada siang hari.
"Model soalnya standar paket, kisi-kisinya sama di reguler, yang beda di Paket C ada ujian tambahan mata pelajaran (Mapel) Kewarganegaraan untuk pembinaan," ungkapnya.
Ujian telah dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB, terdiri dari 17 orang dari Lapas Anak Pria Tangerang, tujuh orang dari Lapas Kelas 1 (Dewasa), dan 14 orang dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Istimewa.