Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Calon Dokter Bisa Ikut Uji Kompetensi Berkali-kali

Margaret Puspitarini , Jurnalis-Senin, 16 Juni 2014 |15:02 WIB
Calon Dokter Bisa Ikut Uji Kompetensi Berkali-kali
Seorang calon dokter bisa mengikuti pelaksanaan uji kompetensi hingga berkali-kali sepanjang masa studi. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Meskipun sudah mempersiapkan diri dengan baik, kemungkinan untuk gagal dalam ujian selalu ada. Tidak terkecuali dalam uji kompetensi dokter.

Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Tri Hanggono Achmad menyatakan, kegagalan dalam satu kali uji kompetensi bukanlah akhir segalanya bagi seorang calon dokter. Pasalnya, mereka masih bisa mengikuti pelaksanaan uji kompetensi di waktu berikutnya sepanjang masa studi.

"Uji kompetensi dokter dan mahasiswa Kedokteran dilaksanakan empat kali dalam satu tahun, yaitu Februari, Mei, Agustus, dan September. Kalau tidak lulus, mereka bisa mencoba di uji kompetensi berikutnya," kata Tri kepada Okezone, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/6/2014).

Menurut Tri, dulu tidak ada aturan yang jelas tentang ketentuan calon dokter maupun dokter mengikuti uji kompetensi. Namun, kehadiran Undang-Undang Nomor 20 tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter memberi rincian jelas tentang aturan tersebut.

"Sekarang dengan regulasi yang baru, ada pengaturan lebih baik. Tanggung jawab uji kompetensi dokter masuk dalam ranah pendidikan. Jadi, mahasiswa bisa mengikuti uji kompetensi selama masa studi profesi mereka, maksimal dalam lima semester," jelasnya.

Tri menyatakan, suatu ujian yang baik hendakanya selalu memberikan evaluasi atas kinerja peserta, bukan sekadar menyatakan lulus atau tidak. Oleh karena itu, lanjutnya, para panitia nasional dalam uji kompetensi dokter dan calon dokter itu harus memberikan evaluasi tentang kekurangan yang dimiliki peserta sebagai pembelajaran bagi orang tersebut secara pribadi maupun institusi.

"Ujian yang baik ada evaluasi. Karena bisa jadi umpan balik bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Lagipula, pelaksanaan uji kompetensi ini transparan, artinya kisi-kisi terkait uji kompetensi tersebut dapat diakses dan terbuka untuk umum," ujar Tri.


Ikuti Try Out SBMPTN 2014 Hanya di Kampus Okezone

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement