KAIRO – Tahrir Square terpaksa ditutup oleh Pemerintah Mesir menyusul semakin memburuknya situasi keamanan di Kairo.
Ratusan orang berupaya untuk menguasai Tahrir Square yang dianggap sebagai simbol perjuangan. Kepolisian pun terpaksa melepaskan gas air mata untuk membubarkan demonstran.
Seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (2/12/2014), dua orang dilaporkan tewas akibat bentrokan antara Demonstran dan Kepolisian Mesir. Polisi pun menempatkan water canon dan kendaraan anti huru-hara di Tahrir Square.
Setelah vonis bebas mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak. Kota Kairo terus dilanda aksi unjuk rasa menentang putusan tersebut.
Sementara itu, pengacara Mubarak akan berupaya agar kliennya bisa keluar dari penjara menyusul vonis bebas dari pengadilan. Sedangkan Jaksa Penuntut akan mengajukan banding terkait vonis bebas ini.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.