Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inggris Klaim Tewaskan 330 Militan ISIS dalam Serangan Udara

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 17 September 2015 |18:15 WIB
Inggris Klaim Tewaskan 330 Militan ISIS dalam Serangan Udara
Serangan udara Inggris dikalim telah menewaskan 330 militan ISIS. (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON – Serangan udara Inggris berhasil menewaskan 330 militan ISIS dalam setahun terakhir, demikian klaim yang diumumkan oleh Pemerintah Negeri Ratu Elizabeth itu. Jumlah tersebut terhitung sejak September 2014 hingga akhir bulan lalu.

“Perkiraan jumlah militan ISIS yang terbunuh akibat serangan udara Inggris dari September 2014 hingga 31 Agustus 2015 sekira 330 orang,” tulis Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon menjawab pertanyaan tertulis dari anggota parlemen.

“Jumlah ini adanya perkiraan tertinggi, karena tidak adanya pasukan darat Inggris di posisi tersebut untuk mengamati efek dari serangan udara,” demikian dilansir Mirror, Kamis (17/9/2015). Fallon juga menyatakan bahwa dirinya yakin tidak ada korban dari warga sipil akibat serangan udara yang dilancarkan angkatan udara kerajaan (RAF).

Diantara korban serangan udara tersebut terdapat beberapa militan ISIS asal Inggris yang tewas dalam serangan drone bulan lalu. Inggris makin giat melancarkan serangan menggunakan pesawat tanpa awak itu sejak pertemuan Perdana Menteri (PM) David Cameron dengan Dewan Keamanan Nasional mendapatkan usulan dari Mahkamah Agung yang melegalkan penggunaan drone.

Terlepas dari klaim tersebut, PM Cameron telah mengindikasikan akan mencari dukungan dari parlemen untuk memperpanjang jangka serangan udara terhadap ISIS di Irak dan Suriah.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement