RAQQA – Dua warga negara Inggris yang bergabung dengan kelompok militan ISIS terbunuh dalam sebuah serangan pesawat tak berawak (drone) yang dilancarkan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF) ke Kota Raqqa di Suriah.
Serangan yang dilakukan pada 21 Agustus 2015 itu menewaskan tiga militan ISIS, dua di antaranya warga Inggris yang diidentifikasi sebagai Reyaad Khan (21) dan Ruhul Amin (26).
Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron menilai penggunaan drone yang menyebabkan terbunuhnya Khan dan Amin dapat dibenarkan karena keduanya, terutama Khan yang muncul dalam video perekrutan kelompok militan itu, memberikan ancaman terhadap keamanan Inggris.
“Tindakan itu perlu dan proporsional untuk pembelaan diri individu di Inggris,” kata Cameron, seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (8/9/2015).