Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Deteksi Getaran saat Benda Mirip Meteor Jatuh

Demon Fajri , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2015 |04:29 WIB
BMKG Deteksi Getaran saat Benda Mirip Meteor Jatuh
Ilustrasi Meteor Jatuh (foto: Huffingtompost)
A
A
A

BENGKULU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, mendeteksi getaran di dua titik yang tersebar di dua kabupaten, seperti Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang. Getaran tersebut diduga akibat benda langit mirip meteor yang jatuh di Provinsi Bengkulu.

Staf Operasional BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, Malik Krisbudianto, mengatakan getaran yang terdeteksi alat Seismometer BMKG terdapat di Kabupaten Rejang Lebong, dengan kekuatan magnitude 2,0. Namun, untuk getaran di Kabupaten Kepahiang tidak terdeteksi besaran getaran.

"Dari alat Seismometer, getaran terdeteksi di dua titik. Getaran itu bukan getaran akibat gempa, tapi adanya gangguan benda asing yang jatuh di wilayah tersebut," kata Malik, saat dihubungi via telefon, Selasa (27/10/2015).

Namun, kata dia, dari BMKG tidak bisa memastikan getaran yang terdeteksi tersebut apakah benda langit berupa meteor atau bukan. Selain itu, tambah dia, getaran di Kabupaten Rejang Lebong tersebut terdeteksi di wilayah Curup atau sekitar 2 kilometer dari curup.

Sementara di Kepahiang, getaran tersebut belum dapat terdeteksi dimana lokasi getaran. Sebab, kata dia, getaran di Kepahiang terbilang sangat kecil. Sehingga sulit untuk diketahui titik sumber getaran.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement