JAKARTA - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melihat, Ketua DPR Setya Novanto sedang dijebak oleh orang yang ingin menggulingkannya dari jabatan pimpinan parlemen.
Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menegaskan, sesuai dengan arahan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, kasus dugaan rekaman yang dipalsukan tersebut harus diusut tuntas.
"Ini (Ketua DPR Setya Novanto) kayak dikerjain. Hanya kita ingin memperjelas saja. Siapa mengerjain siapa. Intinya itu, nah itu yang dilakukan oleh Pak Prabowo," ujar Desmond di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2015).
Wakil Ketua Komisi III DPR itu menambahkan, Partai Gerindra ingin melihat kasus tersebut pada dua sisi yang lebih luas saja. Hal itu diperuntukan agar bisa lebih objektif dalam setiap penilaian.
"Gerindra tidak membantu Pak Novanto, cuma Gerindra mempertanyakan, ini ada apa?, makanya kita ingin adanya kejujuran kedua belah pihak," katanya.
Terkait ada mosi tidak percaya yang diajukan beberapa anggota DPR, Desmond mengaku, agar para anggota dewan itu tetap memberikan ruang kepada Setya Novanto dan juga mengedepankan asas praduga tak bersalah.
"(Mosi tidak percaya) biasa-biasa saja, itu dinamika kan, ya kalau mosi tidak percaya ya silahkan. Tapi kita harus percaya kepada Ketua DPR," pungkasnya.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.