Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ditolak Organda, Tarif Angkot di Sumut Tetap Turun 5%

Ditolak Organda, Tarif Angkot di Sumut Tetap Turun 5%
Angkot di daerah (foto: sindonews)
A
A
A

MEDAN - Para pengusaha angkutan darat di Sumatera Utara yang tergabung dalam Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) keberatan dengan penurunan tarif angkutan umum sebesar 5 persen (lima persen).

Keberatan tersebut diungkapkan Ketua Organda Sumut Haposan Siallagan menanggapi instruski Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang menurunkan tarif angkutan umum 5 persen pascaturunnya harga BBM, 5 Januari silam.

Menurut Siallagan, penurunan tarif tersebut akan berdampak pada perekonomian para pelaku usaha angkutan, terutama sopir.

Sebab menurutnya, penurunan harga BBM kali ini tidak signifikan. “Kami keberatan. Terutama kalau angkot yang pakai bensin (sebutan Premium di Medan). Sementara penurunan harga cuma sedikit.”

Ia menambahkan, pihaknya juga merasa keberatan karena penurunan harga BBM itu tidak diikuti dengan penurunan harga suku cadang (spare parts) dan kebutuhan kendaraan lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement