Wabah ini sedianya sudah mulai terjadi pada beberapa orang sejak November 2014 lalu. Saat itu, 90 orang tercatat mengalami penyakit misterius, setelah muncul suara-suara gaduh dan asap hitam yang keluar dari pembangkit listrik itu.
Hal ini juga jadi perhatian pemerintah. Namun otoritas Kazakhstan yang pernah menginspeksi lokasi itu, justru menyatakan level polusinya masih dalam kadar aman.
“Para pakar dan psikolog kami sudah memeriksanya. Tidak ada kandungan berbahaya yang ditemukan,” sebut Wakil Perdana Menteri (Waperdam) Kazakhstan, Berdibek Saparbayev.
Kini 1.500 warga Desa Berezovka terpaksa direlokasi ke area lain dan diharapkan, tahun ini juga sudah bisa dipindahkan ke sejumlah rumah susun di Aksai.
“Sudah 82 keluarga yang dipindahkan ke 128 rumah susun berlantai dua di Kota Aksai. Pada tahun 2016 ini juga, kami akan menangani masalah ini dengan tuntas,” tandas Kepala Daerah setempat, Nurlan Nogayev.
(Randy Wirayudha)