“Setiap hari, putra saya pergi sekolah dan pada jam 11 pagi, para guru selalu menghubungi saya untuk menjemputnya pulang, karena dia sakit (sleepy hollow) lagi,” ungkap seorang ayah korban yang tak disebutkan namanya.
“Saya juga mendapat telefon dari pihak sekolah dan dikatakan bawha putri saya, Alina, jatuh sakit,” timpal orangtua korban lainnya, Alia Kusmangalieva, dinukil Daily Mail, Jumat (19/2/2016).
“Kami sempat menunggu ambulans selama satu setengah jam. Setiap waktu, putri saya tak sadarkan diri. Dia tak bangun sampai dipasangi masker oksigen,” lanjutnya.
Warga Desa Berezovka sempat mengungsi sementara ke kawasan tetangga, Desa Aksai yang berjarak 15 mil dari Berezovka. Namun, penyakit misterius itu masih terjadi.