Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jokowi Berkunjung, Spanduk Kritik Pemerintah Bertebaran di Medan

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Rabu, 02 Maret 2016 |13:31 WIB
Jokowi Berkunjung, Spanduk Kritik Pemerintah Bertebaran di Medan
foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone
A
A
A

MEDAN - Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo ke Sumatera Utara, diwarnai dengan aksi penyebaran spanduk bernada kritik dan tuntutan kepada pemerintah atas persoalan yang berkembang di Tanah Air belakangan ini.

Seperti persoalan kebijakan pemerintah yang dinilai membuat susah rakyat dengan sejumlah kutipan, lalu persoalan pemerintah yang tidak tegas terhadap LGBT, serta persoalan korupsi yang disinyalir masih menggurita di lingkaran pemerintah.

Penyebaran spanduk-spanduk itu terlihat di ruas jalan utama inti kota yang diprediksi akan dilintasi rombongan Presiden Jokowi selama berada di Medan‎. Seperti di Bundaran Majestik, Jalan HM Yamin, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Gatot Subroto, dan beberapa lokasi lainnya.

Belum jelas siapa yang mencetak dan memasang spanduk ‎itu. Namun diketahui spanduk-spanduk itu mulai terpasang sejak kemarin.

"Kami enggak tahu juga siapa yang memasang. Kan biasanya juga ada yang masang-masang spanduk, jadi enggak terlalu dipantau. Lagian kan enggak ada yang salah juga dengan spanduknya," ujar Jonroi (29) salah seorang petugas parkir di sekitar Bundaran Majestik Medan.

Hal senada dikatakan Jamal (35), warga Jalan‎ HM Yamin, Medan. Dia mengaku melihat pemasang spanduk itu berasal dari kelompok masyarakat (ormas) tertentu. Spanduk itu juga diakuinya sempat dicabut petugas, namun kembali dipasang oleh ormas tersebut.

"Semalam udah ada yang nyopot spanduknya itu. Entah tentara entah Polisi. Tapi yang pasti aparat. Dicopotnya cuma beberapa jam. Habis itu dipasang ormas itu lagi yang baru," tandasnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement