SEMARANG - Gerhana Matahari pada 9 Maret nanti diperkirakan bakal menjadi momen spesial bagi warga Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang. Momen Gerhana Matahari di Semarang dinilai bakal mirip dengan momen gerhana yang pernah terjadi pada zaman Nabi Muhammad SAW.
Kemiripan gerhana pada zaman Nabi dengan masa kini di Semarang adalah penampakan matahari yang tertutup bulan berkisar 85 persen. Dengan kata lain, gerhana matahari pada zaman Rasulullah dengan masa kini di Semarang adalah gerhana matahari sebagian.
Dosen Ilmu Falak UIN Walisong Ahmad Izzuddin membuat tabel perbandingan gerhana matahari era Rasulullah dengan masa kini di Semarang.
Berdasarkan penjelasannya, gerhana matahari pada zaman Rasulullah terjadi pada 27 Januari 632 Masehi. Awal gerhana pukul 07.08.51 waktu dunia (WD), puncak gerhana pukul 08.21.04 WD, dan akhir gerhana pukul 09.45.03 WD
Kemudian durasi gerhana 2 jam 36 menit 11 detik, magnitude gerhana 0,824317767 = 82 persen. (WD menunjukkan Zona Waktu Dunia).