Sementara itu selain minta maaf, Hakey berjanji akan menjembatani orang-orang seperti dia yang pernah membenci Islam, agar bisa lebih paham perbedaan antara seorang muslim dan militan teroris.
“Ke depannya, saya ingin membantu Anda untuk menjembatani gap (di masyarakat) dan membantu seseorang, agar tak melakukan kesalahan yang sama seperti saya,” timpal Hakey.
Dia juga mengaku akan terus memantau sosial media Facebook, demi merespons netizen lain yang masih menganggap bahwa seorang muslim sama saja dengan seorang teroris. Sebelum melakukan penembakan terhadap masjid tersebut, Hakey juga diketahui acap menggunakan Facebook untuk menyebarkan kebenciannya terhadap Islam.
“Tolong dengarkan saya. Anda salah tentang hal ini. Saya pernah menembaki masjid, tak perlu dibicarakan lagi. Tapi Anda harus dididik. Setiap hari Anda menyebar gambar-gambar negatif dan mem-posting kutipan Alquran dengan keliru,” tutupnya.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.