Ya, pada Februari lalu, Hakey mengaku bersalah terkait perusakan properti keagamaan yang terlingkup dalam dakwaan kejahatan berdasarkan kebencian. Hackey baru akan divonis pada Mei 2016 mendatang dengan hukuman 14 bulan penjara.
Namun sebelum itu, dia mendatangi undangan tersebut dan terpana melihat umat muslim menyambutnya dengan hangat. Hakey kemudian meminta maaf sembari menangis dan bahkan, menyempatkan diri bersujud di masjid itu.
“Suasananya sangat emosional. Dia datang sambil menangis dan gemetaran. Saya bisa merasakan ketulusan hatinya. Sebuah momen yang langka di mana Anda melihat seseorang yang pernah membenci Anda, justru kini datang dan minta maaf,” tutur Qureshi, diwartakan Independent, Sabtu (9/4/2016).
Menerima penyesalan Hakey tersebut, Qureshi menambahkan bahwa dia dan umat muslim jamaah masjidnya, akan melakukan segalanya untuk meringankan hukuman Hakey, jelang penjatuhan vonis pada Mei mendatang.