Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua MPR Serukan Santri Tak Takut PKI

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Sabtu, 21 Mei 2016 |13:36 WIB
Ketua MPR Serukan Santri Tak Takut PKI
Zulhas sosialisasi empat pilar kebangsaan di Nganjuk, Jawa Timur (Foto: Fardi/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan atau yang biasa disapa Zulhas mengaku tidak khawatir atas isu penyebaran paham komunisme di Indonesia.

Menurut Zulhas, paham tersebut akan pupus dengan sendirinya seperti halnya pada 1965. Bahkan, pada saat itu kekuatan Partai Komunisme Indonesia (PKI) melalukan pemberontakan secara fisik. Namun, aksinya dapat digagalkan.

"Kelompok yang tidak patut dikhawatirkan," katanya saat menghadiri silaturahmi yang bertajuk sosialisasi empat Pilar kebangsaan, di Pondok Pesantren Ar Raudhotul Ilmiyah Kertosonoa, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (21/5/2016).

Menteri kehutanan di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tidak percaya terhadap maraknya gerakan negara Islam, sebagai kekuatan yang patut dikhawatirkan. Bahkan, keberadaan mereka jauh lebih kecil dibanding tuntutan pendirian negara Islam pada era setelah kemerdekaan dahulu.

"Jadi sekali lagi, ancaman dari persoalan ini jauh lebih besar dibanding isu PKI dan negara Islam. Kalau tidak ada upaya yang masif dan berkelanjutan untuk mengurangi kesenjangan, bukan tidak mungkin negara Indonesia akan terpecah akibat kerusuhan sosial," tuturnya.

Oleh karena itu, Zulhas mengungkapkan bahwa dirinya berharap kepada pemerintah agar lebih memperhatikan masyarakat, terutama masyarakat kelas bawah. Pemerintah harus menjalankan program yang pro rakyat. Agar kesenjangan yang selama ini terjadi bisa diminimalisir.

"Kesejahteraan lebih penting," tutupnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement