Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bocah Malang, Ayah Lumpuh Ibu Meninggal

Agregasi Kedaulatan Rakyat , Jurnalis-Selasa, 26 Juli 2016 |11:20 WIB
Bocah Malang, Ayah Lumpuh Ibu Meninggal
KR Jogja
A
A
A

BOYOLALI – Seorang bocah di Dusun Penthur, Desa Selondoko, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, bernama Wafa Dhia Faiha Khoirunnisa jarus merasakan pahitnya kehidupan sejak masih kanak-kanak.

Sejumlah kemalangan yang menimpa orang tuanya, membuat bocah delapan tahun tersebut mesti menjalani masa kecil yang berbeda dibanding anak-anak seusianya.

Jurang dalam hidup bocah ini dimulai pada dua tahun lalu, ayahnya, Suyadi (37), yang berkerja sebagai buruh, terjatuh dari pohon kelapa yang membuat satu tangannya diamputasi dan lumpuh karena tulang belakangnya patah.

Cerita kemalangan berlanjut, sekira 1,5 tahun lalu, ibunya meninggal dunia pascaproses persalinan adiknya. Beban yang mesti dijalani kian bertambah, saat ayahnya sejak sepekan terakhir menjalani perawatan di rumah sakit karena menderita batu empedu.

Beruntung, dukungan moril dan finansial dari kerabat dan warga sekitar cukup meringankan beban hidup yang dipanggulnya.

Saat ditemui Senin 25 Juli 2016, Wafa mengatakan, karena sudah ditinggal sejak kecil, ia hanya dapat mengingat sosok ibunya secara samar-samar. Sejak kemalangan yang menimpa keluarganya, seluruh keperluan hidup ia dan ayahnya ditanggung oleh bibinya, Jamilah (34), yang sehari-hari hanya berjualan jajanan sekolah. Sementara adiknya, kini dirawat oleh nenek dari pihak ibu.

“Yang saya lakukan saat ini adalah fokus sekolah dan belajar. Sebab kalau ada apa-apa yang mengurus adalah bibi saya,” kata Wafa, seperti dikutip dari KRjogja, Selasa (26/7/2016).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement