Kabel Optik Terputus, Saluran Komunikasi di Papua Terganggu

JAYAPURA - Kabel optik Sulawesi Maluku Papua Cabel Sistem (SMPCS) bawah laut putus, di wilayah Sarmi Papua, layanan data wilayah Jayapura, Sentani Keerom dan sekitarnya hilang.

Manager ICT Operational Papua Maluku PT Telkom Muhammad Muslih mengatakan, kerusakan kabel optik terjadi pada, 17 Oktober 2016 sekira pukul 21.00 WIT dan mengakibatkan saluran telekomunikasi di Jayapura terganggu.

"Putus kabel optik SMPCS PT. Telkom pada jarak 9,346 km dari landing point Jayapura ke arah Sarmi pada kedalaman 1.300 meter, akibat ini akses komunikasi suara (voice) dan teks (sms) yang beberapa saat setelah accident terjadi tidak dapat dilakukan," kata Muslih, Rabu (19/10/2016).

Dikatakan Muslih, gangguan terparah pada Senin kemarin, sementara untuk hari ini sudah dilakukan perbaikan.

"Untuk voice dan sms berjalan normal, namun data masih terjadi penurunan kapasitas, namun proses motivasi sudah kami lakukan dengan mengalihkan sementara waktu link transport ke media transmisi satelit dan secara bertahap akan ditambah hingga 950 Mbps," ungkapnya.

Sementara terkait perbaikan, dan normalisasi jaringan internet di Jayapura, Muslih mengungkapkan nahwa pihaknya sepenuhnya mengikuti standar acuan service level agreement dan mean time to repair yang berlaku di PT.Telkom.

"Harap bersabar, semoga bisa segera diselesaikan," katanya.

Sementara akibat putusnya kabel optik tersebut, dipastikan jutaan pengguna provider Telkomsel di Jayapura dan sekitarnya menggeluh.

"Bagaimana ini, saya tidak bisa akses internet. Masak dengan basis fiber optik malah sering putus," ungkap Herman, warga Perum Murah Kotaraja.

Lain halnya dengan Jefry, wartawan salah satu TV swasta ini mengaku sangat terganggu dengan gangguan jaringan data Telkomsel.

"Kerjaan kami berhubungan langsung dengan internet, nah kalau begini bagaiamana bisa kami bekerja, banyak berita kami yang tidak bisa terkirim. Mau apa lagi,"keluhnya. (sym)

(fds)
breaking news x