JAKARTA – Jelang demo besar-besaran pada Jumat 4 November 2016, muncul video berisi seorang pria mencoret fasilitas umum dengan kata-kata bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Video ini diunggah oleh akun Twitter @anyadwinov.
Dalam video tersebut tertangkap seorang pria mengenakan baju putih mencoret tembok di depan Gedung MPR/DPR RI. Video itu langsung membuat heboh netizen yang berkomentar dan me-retweet hingga 677 kali.
Akun @anyadwinov menuliskan: “Tertangkap video, pembuat coretan provokasi SARA di pagar tol depan Gedung MPR/DPR-RI Senayan, Jkt. Mohon ditindaklanjuti Pak/Bu Polisi.”
Sementara Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Kompol Mustakim mengatakan, kejadian ini sudah lama terjadi. "Itu tiga tahun yang lalu (video), kenapa ada lagi?" tegasnya saat dihubungi Okezone, Rabu (2/11/2016).
Ia pun meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh video tersebut. "Tiga tahun lalu, zaman kapolsek yang lama. Kami minta jangan terprovokasi," tutupnya.
(Qur'anul Hidayat)