Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Jika Pilihan Salah, Kita Menderita 5 Tahun ke Depan"

Ferio Pristiawan Ekananda , Jurnalis-Minggu, 12 Februari 2017 |09:11 WIB
A
A
A

JAKARTA – Warga Ibu Kota dianggap akan menderita selama lima tahun kedepan. Namun, hal tersebut akan terjadi apabila warga salah menentukan pilihan pada Pilgub DKI Jakarta, Rabu 15 Februari 2017.

“15 Februari 2017 akan menjadi hari yang bersejarah. Jika pilihan kita salah, kita akan "menderita" selama 5 tahun ke depan,” jelas Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono di akun Facebooknya, Minggu (12/2/2017).

 Sosok yang akrab disapa SBY itu mengimbau agar para pemilih tidak tergiur dengan iming-iming uang. Bahkan, ia menilai duit tersebut haram hukumnya, baik bagi pemberi maupun penerima.

“Karenanya, jangan tergoda oleh iming-iming uang, yang hampir pasti itu uang haram, yang baik pemberi maupun penerimanya akan mendapatkan hukuman,” imbuhnya.

Ketua Umum Partai Demokrat itu mengingatkan agar warga juga tidak takut jika menerima ancaman. Sebaliknya, ia menyarankan jika terjadi hal tersebut untuk dilaporkan ke Bawaslu atau kepada pihak yang berwajib.

“Jangan mau diancam oleh siapapun, dan jika merasa diancam laporkan kepada Bawaslu dan pihak-pihak yang berwajib,” imbuhnya.

Seperti diketahui, jelang Pilgub DKI Jakarta, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono kembali muncul di media sosial. Kali ini, akun Twitter sosok yang akrab disapa SBY itu mencuitkan tautan sebuah tulisan di laman akun Facebooknya. Tulisan berjudul ‘Rakyat Jakarta Memilih’ itu diunggah pada delapan jam yang lalu. Sementara di Ibu Kota, kita telah memasuki masa tenang jelang pencoblosan pada 15 Februari 2017. (sym)

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement