SEPAKBOLA seolah dua sisi mata uang. Di satu sisi menelurkan kebahagiaan tak terhingga. Tapi di sisi lain bisa membuncahkan kepedihan luar biasa dan tak terkira.
Seperti halnya di Brasil, sepakbola yang karib dengan rakyat arus bawah begitu diliputi kegilaan. Lantaran saking seringnya mengundang massa, kadang sepakbola juga dijadikan alat politik.
Memang ya prestasi sepakbola nasional baik level klub maupun tim nasional terbilang jarang gemilang. Tapi jangan sangka bahwa animo masyarakat kita tentang permainan 22 orang berebut si kulit bundar mengendur.
Sepakbola bagi masyarakat kita acap jadi setitik air di padang pasir kalau melihat situasi negara yang digoyang beragam isu politik. Hampir semua pria di negara kita pasti mengaku gila bola.
Masing-masing bisa menggiring bola walau cuma level antarkampung dan tentunya masing-masing punya tim jagoan. Tapi apa Anda sudah tahu klub sepakbola mana yang tercatat paling tua di negeri kita?
Gymnastiek Vereeniging
Di zaman kolonialisme Belanda, bertebaran klub-klub amatir di seantero nusantara. Tapi bicara yang tertua, setidaknya penulis mendapati dua versi. Yang pertama disebutkan bahwa klub tertua di nusantara adalah Gymnastiek Vereeniging.