Akibat hujan yang tidak jua reda dari kemarin, banjir melanda sebagian besar wilayah Ibu Kota Jawa Tengah, Semarang. Banjir menggenangi wilayah dataran rendah yang dekat dengan daerah pesisir, atau Semarang Bawah.
Banjir yang masih menggenangi empat desa di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, menjadi cerita tersendiri warga setempat. Pasalnya, saat banjir masih menggenangi wilayah desa tersebut, warga melihat sekelompok buaya liar.
Banjir yang merendam empat kecamatan di Cilacap, sejak Minggu hingga hari ini (2/2/2009) membuat ribuan warga dari Kecamatan Majenang, Cipari, Wanareja, dan Cimanggu, Cilacap, mengungsi.
Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo meluas karena khawatir warga di Desa Ledok Wetan, dan Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro, mendirikan tenda di atas tanggul Bengawan Solo.
Kendati ada sebagian korban banjir di Solo, Jawa Tengah sudah ada yang kembali ke rumahnya masing-masing, namun ada sebagian warga memilih bertahan di lokasi pengungsian.
Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo makin meluas. Saat ini tercatat 61 desa di 14 kecamatan terendam air dengan ketinggian rata-rata 50 sentimeter.