BPR Polatama Dibobol Pencuri, Uang RpRp27 Juta Digondol

Muhammad Roqib, Jurnalis
Senin 10 Desember 2007 22:59 WIB
Share :

MADIUN - Kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Polatama yang terletak di Jalan Urip Soemoharjo, Kelurahan Jiwan, Kec Jiwan, Kab Madiun, dibobol pencuri pada Senin (10/12) dinihari.

Kawanan pencuri yang diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang ini berhasil menggondol uang tunai Rp27 juta yang tersimpan di dalam lemari brankas.

Diduga, kawanan pencuri berhasil masuk ke dalam kantor setelah sebelumnya menjebol tembok belakang dengan menggunakan peralatan linggis. Setelah itu, mereka dengan leluasa menguras uang yang ada di dalam kantor tersebut.

"Saat pertama kali membuka kantor pagi tadi saya merasa janggal karena kondisi kantor acak-acakan. Kertas-kertas dan catatan penting kantor tampak berserakan di meja dan lantai," ujar Kanang, petugas cleaning service yang pertama kali melihat kejadian itu.

Setelah memastikan kantornya dibobol kawanan pencuri, dia langsung lapor ke pimpinan BPR Polatama Kusuma. Setelah itu mereka melaporkan ke pihak polsek terdekat. Mendapat laporan itu, polisi langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi lapangan. Polisi juga membentangkan garis polisi (police line) di sekitar lokasi dan mulai memeriksa benda-benda di sekitarnya untuk mengetahui sidik jari pelaku yang tertinggal.

Selain memeriksa lemari brankas yang dirusak oleh kawanan pencuri, polisi juga menemukan lubang berdiameter 40 cm di tembok belakang kantor bank yang diduga sebagai pintu masuk kawanan pencuri tersebut.

"Kawanan perampok menngambil uang tunai dalam brangkas dengan cara merusak dan mencongkel brangkas besi dengan linggis. Setelah terbuka uang tunai  diambil," ujar Wakaplres Madiun, Kompol Hendra Rochmawan, Senin (10/12/2007).

Menurut dia, pelaku pencurian tersebut diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang dan tidak menutup kemungkinan juga melibatkan orang dalam atau mantan karyawan BPR setempat. Pasalnya para pelaku pencurian sangat paham dengan situasi ruangan brangkas dan lokasi tempat uang puluhaan juta tersebut disimpan.

"Kemungkinan ada orang dalam yang terlibat dalam peristiwa ini," ujarnya.

(Syukri Rahmatullah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya