32 Ribu Ton Beras Bulog untuk Natal & Tahun Baru

Rus Akbar, Jurnalis
Rabu 19 Desember 2007 18:39 WIB
Share :

PADANG - Badan Usaha Logistik (Bulog) Sumatra Barat menyediakan stok beras 32.500 ton untuk persedian Natal dan Tahun Baru.

Hal itu dikatakan Kepala Bulog Sumbar, Anton Samawi usai rapat koordinasi persediaan pangan dan BBM dengan gubernur Sumbar Gamawan Fauzi , di kator gubernur Sumbar, Jalan Jendral Sudirman, Padang (19/12/2007)

Stok beras tersebut bisa bertahan sampai 10 bulan atau sampai petani kembali panen pada bulan Februari dan Maret mendatang.

"Untuk stok beras kita di gudang masih bisa terpenuhi hingga 10 bulan mendatang, jadi kita tidak mengkawatirkan persediaan beras," ujarnya.

Sementara itu Bulog belum menanggapi secara serius naiknya harga beras di Pasar Raya Padang. Alasannya petani belum menjual beras di pasar sehingga stok di pasaran jadi berkurang.

"Kita belum melakukan operasi beras di Pasar karena petani baru usai panen pada bulan Agustus dan September. Karena musim hujan, petani di Sumatra Barat baru menjemur dan menggiling berasnya bulan ini. Jadi kalau harga naik biarkanlah dulu petani menjual hasil sawahnya untuk mendapatkan keuntungan mereka," kata Anton.

Anton menuturkan, harga beras di pasaran sekarang baru mencapai Rp4.800 perkilo. Sedangkan batas nominal untuk dilakukan operasi beras, jika harga telah melampaui Rp5.200 perkilo.

"Sebelum mencapai harga Rp5.200 perkilo, kita belum melakukan operasi pasar. Biarkan dulu masyarakat menjual hasilnya, sebenarnya harga standar beras Rp4.262 perkilo," terangnya.

Selain itu Anto juga mengatakan, beras Bulog tersebut akan berasal Vietnam dan hanya satu kapal dari Thailand.











(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya