Agum Awalnya Diminta Kader Golkar

TB Ardi Januar, Jurnalis
Jum'at 18 Januari 2008 09:02 WIB
Share :

BANDUNG - Salah seorang calon Gubernur Jawa Barat, Agum Gumelar, mengaku bahwa keikutsertaannya dalam Pilgub Jabar kali ini awalnya karena diminta oleh salah seorang sahabat sekaligus tokoh Jawa Barat dari Partai Golkar.

Hal tersebut disampaikan Agum saat berbincang dengan okezone di kediamannya Jalan Pagergunung 6, Bandung.

"Sahabat saya itu berkata bahwa Jabar selain membutuhkan Gubernur juga membutuhkan seorang pemimpin saat ini. Ternyata ketika itu Golkar melakukan survei dengan LSI dan nama saya jauh teratas dalam survei itu, mengalahkan incumbent, Pak Danny. Mereka pun meminta saya untuk mencalonkan diri," ujar Agum.

Kejadian tersebut, lanjut Agum, membuat kader partai Golkar terpecah dalam mencalonkan Gubernur. Satu pihak menginginkan Agum yang maju, pihak lainnya lebih memilih Danny Setiawan untuk dicalonkan.

"Melihat kejadian seperti ini, saya mendatangi salah satu petinggi Golkar. Saya menyatakan kepada dia bahwa Golkar jangan sampai berbeda pendapat dalam mencalonkan Gubernur, solusinya yaitu lupakan saya dan jangan pikirkan saya." imbuh pria kelahiran Tasik 17 Desember 62 tahun silam.

Jelang tiga minggu kemudian, Agum kembali mendapatkan tawaran serupa. Kali ini giliran PDIP yang meminta mantan Menteri Perhubungan itu agar mau dicalonkan untuk menjadi Gubernur Jabar. Dalam sebuah proses yang panjang, Agum pun akhirnya menyatakan siap untuk maju sebagai cagub Jabar didampingi Nu'man Abdul Hakim.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya