BANDUNG - Mantan Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar, saat ini sudah bertekad bulat untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Barat didampingi Nu'man Abdul Hakim.
Agum menjadi calon yang diusung oleh sejumlah partai diantaranya PDIP. Dalam pencalonannya tersebut, Agum melewati sebuah proses panjang. Â "Setelah PDIP meminta saya untuk mencalonkan diri, saya sering melakukan pertemuan dengan Ibu Mega dan tokoh DPP PDIP lainnya di Jakarta. Saya sangat berterimakasih dengan penawaran ini. Namun, ketika itu saya belum mau melakukan sosialisasi karena belum ada perjanjian hitam di atas putih." tandas Agum kepada okezone di kediamannya, Jalan Pagergunung 6, Bandung (18/1/2008).
Penawaran Agum tersebut dilakukan karena dirinya tidak ingin kejadian seperti di Jakarta terulang dalam Pilgub Jabar. Dimana ketika itu, Agum yang dikabarkan akan dicalonkan PDIP menjadi Calon Gubernur DKI ternyata tidak terlaksana karena pada pertengahan jalan, PDIP mengusung Fauzi Bowo.
"Pengalaman Pilkada di Jakarta membuat saya belajar. Saya tidak ingin dikecewakan untuk kedua kalinya. Oleh karena itu saya hanya ingin melakukan sosialisasi setelah ada kejelasan yang pasti." imbuh suami Linda Amaliasari ini.
Setelah dalam proses panjang yang dilakukan Agum dan PDIP menemukan titik temu, akhirnya Agum memantapkan diri dan bersedia dicalonkan dari Partai moncong putih tersebut.
"Awalnya saya tidak mau mencalonkan diri. Namun dikarenakan ada tawaran dan yang menawarkan itu partai besar, kenapa tidak saya lakukan? Terlebih Jawa Barat adalah kampung saya sendiri. Bagi saya pengabdian itu tidak mengenal batas waktu." pungkasnya.