AMSTETTEN - Elisabeth Fritzl (42) yang diperkosa dan disekap oleh ayah kandungnya, Josef Fritzl (73), hingga membuahkan tujuh anak akhirnya bertemu seluruh keluarga besarnya. Pertemuan berlangsung mengharukan di sebuah klinik, di mana mereka menjalani terapi psikologi.
Selama 24 tahun Elisabeth beserta tiga anaknya yang berusia 19, 18 dan 5 tahun disekap di sebuah ruang bawah tanah yang gelap tanpa jendela. Bahkan, ketiga anak tersebut belum pernah sekalipun melihat cahaya, sampai mereka dibebaskan dari sekapan.
Sementara ketiga anak Elisabeth lainnya, yaitu Lisa (15), Monica (14), dan Alexander (12), diasuh oleh Josef dan Rosemarie, istri Josef yang notabene ibu Elisabeh. Sebenarnya masih ada satu anak lagi dari hubungan inses itu, namun ia meninggal beberapa hari setelah dilahirkan. Mayat bayi itu kemudian dibakar oleh Josef di tungku perapian bawah tanah.
Staf rumah sakit mengatakan, anak-anak Fritzl dan Elisabeth telah menghabiskan waktu bersama untuk pertama kalinya pada hari Minggu lalu atau tepat sehari setelah Elisabeth dan tiga anaknya bebas dari ruang bawah tanah.
Reuni tersebut juga mempertemukan Elisabeth dengan ibunya, Rosemarie. Selama ini Rosemarie menyangka Elisabeth pergi meninggalkan rumah untuk bergabung dengan sekte keagamaan tertentu.
"Sangat mengejutkan melihat bagaimana mudahnya nenek, ibu, dan anak-anak tersebut berkumpul bersama," ujar Direktur Klinik Berthold Kepplinger, seperti dikutip Associated Press (AP), Rabu (30/4/2008). Â
Di bawah situasi janggal yang menimpa keluarga mereka, anak-anak Elisabeth dapat menyesuaikan diri dengan lumayan bagus. Mereka berada di bawah perawatan sebuah tim spesialis.
Petugas memberi keterangan bahwa salah satu dari keenam anak Elisabeth tidak ikut dalam reuni tersebut, karena masih menerima perawatan medis di rumah sakit lain.
Para penyelidik menggeledah dan menggali seluruh bagian rumah Fritzl, namun tidak ditemukan lagi ruangan tersembunyi di dalamnya seperti yang dibuat Fritzl untuk Elizabeth. Elisabeth sendiri disekap sejak ia berusia 18 tahun.
Kepala Biro Kriminal Austria Franz Polzer menyatakan tidak ada bukti yang mengindikasikan bahwa istri Fritzl, Rosemarie, terlibat ataupun mengetahui apa yang terjadi dengan suaminya.
Kedua anak Fritzl yang sah secara hukum - adik dan kakak Ellisabeth - juga mengatakan kepada polisi saat interogasi bahwa mereka sama sekali tidak tahu tentang kehidupan ganda ayah mereka.