JAKARTA - Mahasiswa Universitas Moestopo membantah melakukan penganiayaan terhadap Kanit Lantas Polsek kebayoran Baru Ipda Henryco Manurung kemarin saat unjuk rasa kenaikan harga BBM di depan kampus mereka, Jalan Hanglekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hal tersebut diungkapkan salah seorang mahasiswa Moestopo yang ikut unjuk rasa kemarin. "Tidak ada pemukulan sama sekali, dan polisinya juga baik-baik saja," kata Aldi, Mahasiswa Fisip Moestopo angkatan 2002 kepada okezone, Rabu (28/5/2008).
Aldi menceritakan, kemarin mahasiswa memang sempat memberhentikan motor salah seorang polisi berseragam yang lewat di depan kampus. "Mahasiswa pun terpancing. Ada beberapa sudah hendak memukul. Tapi teman-teman lain menghalanginya. Ada juga yang kelepasan, namun ditahan," jelas Aldi.
Setelah motornya diberhentikan, angggota polisi tersebut sempat jatuh bersama motornya, namun langsung ditolong oleh mahasiswa. "Motornya memang sempat jatuh, tapi langsung kita bantu untuk berdiri, supaya dia bisa lolos dari incaran teman-teman yang sudah panas," pungkasnya. (poy)
(Hariyanto Kurniawan)