GKR Pembayun: Eyang Sangat Penyayang

Priyo Setyawan, Jurnalis
Jum'at 06 Juni 2008 14:06 WIB
Share :

YOGYAKARTA - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun, cucu almarhumah Raden Ngaten (RNgt) Susansilah Soepono (82) mengatakan hal yang paling berkesan terhadap almarhumah eyangnya, yaitu rasa sayangnya terhadap cucu dan anak-anaknya.

"Hal yang sangat berkesan adalah rasa sayang eyang terhadap anak dan cucu-cucunya," ungkap GKR Pembayun, di sela-sela menerima takjizah, Jumat (6/6/2008).

Sedangkan terkait kondisi terakhir almarhum, dia menjelaskan memang kondisi eyangnya terakhir ini sangat drop, dan mengeluh sakit pada ususnya. Untuk itu, keluarga kemudian membawanya ke RS Bathesda untuk mendapatkan perawatan. Namun sayangnya setelah tiga minggu di rumah sakit Tuhan berkehendak lain. "Setelah dirawat sejak 12 Mei Lalu kondisi eyang semakin turun dan wafatnya Eyang ini merupakan jalan terbaik bagi Tuhan," katanya.

Sementara itu, anak bungsu almarhumah Tony Drajat Susriyadi (46) mengatakan penyakit yang diderita ibundanya adalah komplikasi. Namun sebelumnya, ibundanya juga pernah menderita tekanan darah tinggi dan menderita tumor otak. "Tumor otak ibu ini pernah dioperasi pada tahun 1987 oleh dokter Padmo di Jakarta," katanya.

Sementara itu, pesan almarhumah sebelum meninggal, yaitu menginginkan anak dan cucu-cucunya selalu dekat. Almarhumah sendiri merupakan orang Yogyakarta asli dan menikah dengan Kol (purn) R Soepono yang juga telah wafat.

Sedangkan dari tujuh putra-putrinya, saat ini yang masih ada tinggal enam orang, karena putra pertamanya, yaitu Totok Drajat juga sudah meninggal dunia. Keenam putra-putrinya yang masih hidup, Liliek Drajat Susbiantoro, GKR Hemas, Wawiek Drajat Suswahyuhadji, Soesi Drajat Suswahyuhono, Ade Drajad Susiadi, dan Tonny Drajad Susriyadi.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya