Gubernur Minta Harimau Aceh Dikembalikan

Muhammad Riza, Jurnalis
Senin 30 Juni 2008 12:51 WIB
Share :

BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mempertanyakan pemindahan lima ekor Harimau Sumatera asal Aceh Selatan ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Lampung. Gubernur meminta Harimau itu dikembalikan ke habitatnya di Aceh.

"Harimau dipindahkan tanpa sepengetahuan saya. Ini sebuah tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) langsung bekerjasama entah dengan pihak mana dan motif apa mengirim Harimau ke luar Aceh tanpa sepengetahuan pemerintah Aceh," kata Irwandi di Banda Aceh, Senin (30/6/2008).

Ia menegaskan pemerintah Aceh akan meminta harimau tersebut dikembalikan kehabitatnya di Aceh. Irwandi menilai, alasan pemindahan harimau itu ke Lampung terkesan terlalu mengada-ada dan melibatkan dana yang cukup besar.

"Saya akan minta dikembalikan. Alasan bahwa tidak ada hutan di Aceh yang cocok siapa yang bilang? Hutan yang paling utuh di Sumatera ya ada di Aceh. Saya khawatir ini melibatkan dana," ungkapnya.

Menurut Irwandi, FFI dan YLI sudah membantu biaya makanan Harimau tersebut selama dalam penangkaran di BKSDA Aceh. Kata dia, sebetulnya harimau itu bisa kapan saja dilepaskan kembali ke habitatnya di Aceh, bukan di luar Aceh, seperti di kawasan Leuser dan Ulu Masen, yang masih memiliki hutan yang bagus.

"Memang betul perambahan hutan terus terjadi di Aceh kalau hutan rusak itu wajar. Tapi kalau dilihat sekarang tidak parah seperti dulu waktu ada HPH. Kalau kita bilang Harimau atau Gajah kaget itu seharusnya dulu karena suara buldozer waktu ada HPH, kalau sekarang kan tidak" ujarnya.

Dirinya berjanji akan mengusut tuntas pemindahan harimau Aceh tersebut ke Lampung. Menurutnya masalah konservasi sumber daya alam, memang masih dipegang oleh pemerintah pusat. Namun lanjutnya, pemerintah Aceh juga memiliki hak untuk mengaturnya sendiri dengan adanya undang-undang pemerintahan Aceh.

"Memang satwa liar masuk dalam bidang konservasi yang masih urusan pusat, tapi tidak berarti bisa mengambil dan membawanya begitu saja keluar Aceh. Saya akan usut ini lebih jauh," tegasnya.

Sebelumnya badan konservasi sumber daya alam BKSD Aceh bekerjasama dengan Taman Safari Indonesia memindahkan lima ekor Harimau Sumatera asal Aceh dan satu ekor buaya ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung. Pemindahan itu atas dasar hutan Aceh telah rusak dan tidak memiliki habitat yang masih alami untuk binatang yang dilindungi itu.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya