BANDA ACEH - Dua Oknum Anggota TNI dari kesatuan yonif zeni tempur (Zipur) 16 Kodam Iskandar Muda menodong sebuah mobil yang ditumpangi empat wartawan di kawasan Indrapuri Aceh Besar. Diduga dua oknum TNI itu sedang dalam keadaan mabuk.
Masing masing wartawan yang mendapat perlakuan kurang menyenangkan itu adalah Hotli Simanjuntak (The Jakarta Post), Baihaqi (Harian Aceh), Jaka Rasyid (Harian Waspada) dan Ampelsa (LKBN Antara). Empat wartawan itu dalam perjalanan pulang dari Meulaboh Aceh Barat ke Banda Aceh.Â
Menurut Hotli Simanjuntak, saat tiba di kawasan Indrapuri, sekitar pukul 05.00 WIB, tiba-tiba mobil yang mereka ditumpangi dicegat dan diberhentikan oleh dua oknum TNI tersebut. Mereka diperintahkan turun sambil membentak dan mengacungkan moncong senjatanya.
"Mereka berdua pakai sepada motor, mereka membentak dan menanyakan ke kami "kalian anggota KPA ya", dia bilang kawannya terbunuh di Aceh, dia sedang mencari orang yang bunuh temannya itu,"ungkap Hotli kepada okezone, Selasa (22/7/2008).
Oknum TNI itu sempat melihat ID cardnya Hotli. Setelah melihat Id Card Holti salah seorang anggota TNI itu langsung gelagapan dan menyuruh mereka pergi. Menurut Hotli dua anggota TNI itu sedang dalam keadaan mabuk.
"Setelah melihat Id Card saya mereka langsung menyuruh kami masuk dalam mobil, Mulut mereka bau alkohol, saya rasa mereka dalam keadaan mabuk," pungkasnya.
(Syukri Rahmatullah)